Healing Tipis-Tipis dengan Budget Maksimal 100K di Plaza Medan Fair saat Weekend
Kadang healing sebenarnya sesederhana memberi waktu untuk diri sendiri, tanpa harus staycation mahal, road trip yang jauh, atau nongkrong di kafe fancy sampai dompet langsung terasa tipis.
Aku bisa bilang begitu karena baru saja
membuktikannya sendiri. Hari ini, 24 Mei 2026, aku mencoba menghabiskan sore
sampai malam di Plaza Medan Fair dengan budget maksimal Rp100 ribu.
Awalnya
aku cukup ragu apakah uang segitu masih cukup untuk menikmati weekend di mall.
Tapi ternyata, kalau tahu cara mengaturnya, 100 ribu bisa banget, bahkan masih bersisa, dipakai buat
menikmati suasana mall tanpa merasa terlalu jadi orang yang ngirit banget.
Plaza
Medan Fair memang bukan mall dengan kesan super mewah, tetapi justru itu yang
membuat suasananya terasa nyaman dan familiar untuk banyak orang Medan,
termasuk aku sendiri.
Datang Sore Hari, Suasana Mall Lagi Ramai-Ramainya
Aku datang sekitar jam 4 sore (16.00 WIB), waktu yang menurutku paling pas kalau mau jalan santai di mall. Matahari di luar masih terang, tapi cuaca udah gak terlalu panas, suasana sudah mulai ramai karena orang-orang mulai berdatangan untuk makan malam.
Di
akhir pekan, Plaza Medan Fair memang cukup ramai, terbukti dari suasana
parkiran mobil yang juga padat.
Tapi
nuansa weekend-nya terasa banget, begitu masuk ke dalam aku langsung di sambut
suara musik tenant yang lembut, bisik-bisik orang ngobrol, dan aroma makanan
dari area food court langsung bercampur jadi satu, sedap dan lezat.
Hal pertama yang aku lakukan tentu saja bukan belanja tapi keliling tenant dulu sambil cuci mata. Menurutku ini salah satu tips paling realistis supaya budget tetap aman.
Kadang serunya ke mall itu memang aktivitas simple seperti ini sih.
Keliling tenant lihat diskon, masuk ke toko tanpa niat beli apa-apa atau
sekadar memperhatikan outfit orang-orang yang lalu lalang.
Beli Kopi Dulu Sambil Cari Spot Nyaman Sebentar
Setelah cukup lama berkeliling dan naik turun beberapa lantai, aku akhirnya memutuskan untuk berhenti sejenak sambil membeli kopi. Pilihanku jatuh pada kopi aren ukuran regular karena rasanya nyaman di lidah, sementara harganya juga masih aman untuk kantongku.
Harga segelas kopinya sekitar Rp22 ribuan, masih cukup masuk akal untuk ukuran nongkrong santai sendirian. Apalagi sekarang banyak tenant kopi yang sering menawarkan promo lewat e-wallet atau aplikasi tertentu, jadi lumayan bisa lebih hemat.
Meski tenant ini hanya berbentuk pop up booth tanpa area duduk khusus, suasananya tetap terasa santai dan nyaman. Orang-orang tampak sibuk dengan dunianya masing-masing.
Ada yang asyik mengobrol bersama temannya, ada juga yang berdiri menunggu pesanan di area pick up sambil scrolling ponsel sendirian, persis seperti yang kulakukan saat itu. Sesekali aku memperhatikan orang-orang yang lalu-lalang di sekitar.
Ternyata sesederhana itu pun terasa menyenangkan. Suasananya cukup membantu membuat kepala terasa lebih ringan setelah rutinitas yang padat dari Senin sampai Jumat. Kadang memang kita hanya perlu keluar rumah sebentar untuk memperbaiki mood dan memberi jeda kecil untuk diri sendiri.
Masuk Tenant Skincare (Watson) dan Berakhir Beli 2 Produk
Ini bagian yang paling relatable, hahaha. Awalnya aku cuma niat lihat-lihat tenant karena penasaran ada promo apa. Tapi seperti biasa, niat cuma lihat sering kali berubah jadi sekalian beli deh.
Aku akhirnya berhenti di Watson dan membeli dua produk yang memang mau aku perlukan yaitu sheet mask dan
facial wash. Totalnya sekitar Rp 33 ribuan karena kebetulan sedang ada promo.
Menurut
aku tips hemat paling realistis saat ke mall adalah membeli barang yang memang
akan dipakai, bukan karena impulsive buying kena promo sesaat. Jadi walaupun keluar
uang, aku tidak merasa bersalah setelah pulang karena barang yang dibeli memang
diperlukan.
Jajan Roti (Snack) Simpel Sebelum Pulang
Selanjutnya aku memilih untuk tidak makan berat dan memutuskan membeli camilan ringan sambil duduk santai sejenak sebelum pulang.
Pilihan tenant makanan di mall yang
sudah berdiri sejak tahun 2004 ini memang cukup banyak. Mulai dari Burger King,
RamenYA!, 4Fingers Crispy Chicken, Marugame Udon, hingga KFC, semuanya terasa
menggoda untuk disinggahi.
Pilihanku jatuh pada roti pizza dan cokelat dari Delicious Cafe and Pastry. Ditambah dua buah pir segar dan sekotak susu full cream 250 ml dari Transmart Carrefour yang sama-sama berada di lantai satu.
Totalnya sekitar Rp40 ribuan. Mengenyangkan dan cukup pas untuk menemani suasana malam mall yang semakin ramai.
Sebelum benar-benar pulang, aku sempat keluar area mall dan menyebrang sebentar karena tepat di seberangnya terdapat deretan pedagang kaki lima yang selalu ramai pengunjung.
Kawasan ini terkenal dengan jajanan murah meriah dan beragam dagangan pedagang yang juga tak kalah terjangkau harganya.
Mulai dari baju, tas, sepatu, jilbab, mainan anak-anak, hingga berbagai camilan tradisional yang aromanya menggoda dari kejauhan.
Ternyata Rp100 Ribu Bisa Banget Buat Weekend Makin Menyenangkan
Sesampainya
di rumah, sebelum mandi dan bersiap istirahat, aku sempat duduk sebentar sambil
menghitung pengeluaran.
- Kopi: Rp22 ribu
- Skincare 2 pcs: Rp33 ribu
- Snack: Rp40 ribu
Totalnya
tetap aman, tidak lebih dari nominal Rp100 ribu, meski tak termasuk ongkos transportasi yang aku
gunakan. Dari pengalaman simple ini aku jadi sadar kalau
weekend yang menyenangkan ternyata tidak selalu harus identik dengan road trip atau staycation mewah yang menghabiskan banyak uang.
Kadang berjalan santai di mall, membeli kopi favorit, menikmati keramaian orang lalu lalang, lantas pulang dengan perasaan lebih ringan saja sudah terasa cukup menyenangkan. Di tengah rutinitas yang semakin cepat dan melelahkan, healing versi seperti ini justru terasa makin relatable buat diriku.
BACA JUGA: REKOMENDASI TOKO BUKU MURAH ONLINE DI INDONESIA




.png)











Posting Komentar