4 Buku Traveling yang Harus Masuk Daftar Bacaan Kamu
Traveling bukan hanya soal jalan-jalan mengunjungi banyak tempat wisata baru, tapi juga tentang memperluas cara pandang, memahami budaya destinasi yang kita kunjungi hingga jika memungkinkan, menemukan makna atau pelajaran baru dari perjalanan tersebut.
Menariknya, semangat petualangan itu tidak selalu harus dimulai dengan membeli
tiket pesawat atau langsung booking hotel. Kamu bisa memulainya lewat buku.
Ada
banyak buku traveling yang mampu membawa pembacanya menjelajahi dunia,
menyelami pengalaman ekstrem si penulis, hingga merenungkan arti perjalanan itu
sendiri. Berikut 4 buku traveling yang harus masuk daftar bacaan kamu jika
ingin mendapatkan inspirasi sebelum memulai petualangan berikutnya.
1.
Eat, Pray, Love Karya Elizabeth Gilbert
Menurutku,
buku ini menjadi salah satu buku traveling paling populer di dunia. Ditulis
oleh Elizabeth Gilbert, Eat, Pray, Love menceritakan perjalanan pribadi sang
penulis ke tiga negara yaitu Italia, India, dan Indonesia.
Perjalanan
ini bukan sekadar kunjungan wisata biasa karena setelah mengalami masa sulit
dalam hidupnya, Gilbert memutuskan untuk mencari keseimbangan hidup melalui
perjalanan selama satu tahun penuh.
- Italia mengajarkannya tentang kenikmatan hidup (eat)
- India membawanya pada perjalanan spiritual (pray)
- Indonesia, khususnya Bali, menjadi tempat ia menemukan cinta (love)
Kenapa
buku ini wajib kamu baca? Karena buku ini menunjukkan bahwa traveling bisa
menjadi proses penyembuhan dan pencarian jati diri. Kamu akan diajak memahami
bahwa perjalanan bukan hanya tentang destinasi, tetapi tentang perubahan dalam
diri.
2.
Into the Wild Karya Jon Krakauer
Jika
kamu menyukai kisah petualangan ekstrem, buku ini bisa jadi salah satu pilihan
yang tepat. Ditulis oleh Jon Krakauer, Into the Wild mengisahkan perjalanan
nyata Christopher McCandless yang meninggalkan kehidupan mapannya untuk
menjelajah alam liar Alaska.
McCandless
ingin hidup bebas dari sistem dan norma sosial, lantas menyumbangkan seluruh
tabungannya dan memulai perjalanannya. Namun sayangnya kisahnya berakhir tragis
di alam liar Alaska.
Buku
ini secara tidak langsung akan mengajarkan kamu tentang kebebasan, idealisme, risiko
dalam petualangan ekstrem bahkan batas tipis antara romantisme alam dan
realitas bertahan hidup. Into the Wild cocok untuk kamu yang ingin memahami
sisi lain traveling, bahwa kebebasan juga menuntut tanggung jawab dan persiapan
yang bukan sekedar matang.
3.
The Alchemist Karya Paulo Coelho
Walaupun
bukan buku traveling dalam arti literal, menurutku The Alchemist adalah novel
perjalanan spiritual yang sangat oke untuk dibaca. Ditulis oleh Paulo Coelho,
buku ini menceritakan perjalanan seorang penggembala muda bernama Santiago yang
berkelana dari Spanyol hingga Gurun Sahara untuk menemukan harta karun. Namun,
inti dari buku ini bukanlah tentang harta, melainkan tentang apa rasanya mengikuti
Impian dan mendengarkan intuisi diri sendiri. Juga tentang bagaimana rasanya percaya
pada proses perjalanan hidup.
Buku
ini mengajarkan bahwa setiap perjalanan memiliki makna, bahkan ketika kita
belum memahami tujuannya. Menurutku, The Alchemist menjadi buku yang memotivasi
untuk berani mengambil langkah pertama termasuk traveling ke tempat yang selama
ini hanya ada di dalam mimpi.
4.
Wild Karya Cheryl Strayed
Wild
karya Cheryl Strayed menceritakan kisah nyata Cheryl Strayed yang memutuskan
untuk berjalan kaki sejauh lebih dari 1.600 kilometer menyusuri Pacific Crest
Trail seorang diri setelah mengalami “kehilangan besar” dalam hidupnya.
Tanpa
pengalaman mendaki yang memadai, ia tentu saja menghadapi rasa takut, kesepian,
beberapa kali cedera fisik dan tantangan mental yang luar biasa. Namun dari
perjalanan tersebut, ia menemukan kekuatan dalam dirinya yang sebelumnya tidak
ia sadari.
Wild
mengajarkan bahwa traveling tidak selalu glamor dan estetik. Terkadang,
perjalanan yang paling berat justru menjadi perjalanan yang paling
menyembuhkan. Buku ini sangat direkomendasikan untuk kamu yang menyukai kisah
perjalanan solo, hiking, dan pencarian jati diri melalui alam.
Jika
kamu sedang mencari inspirasi sebelum memulai traveling, atau sedang
mengumpulkan uang untuk traveling, sembari menunggu uang terkumpul atau persiapan
liburan lainnya agar lebih matang, rasanya taka da salahnya untuk membaca salah
satu atau bahkan jika memungkinkan ke empat buku di atas.
Setiap
buku memiliki sudut pandang yang berbeda tentang traveling, namun semuanya
memiliki satu kesamaan yaitu traveling selalu akan mengubah kita, sedikit atau
banyak disadari atau tidak.
Jadi,
sebelum kamu memesan tiket atau menyusun itinerary, mungkin sekarang saatnya
membuka salah satu buku ini. Siapa tahu, petualangan terbesarmu justru dimulai
dari membaca halaman pertama dari salah satu buku diatas.

Posting Komentar