Review Buku Lagi Probation Karya Samuel Ray, Realita Dunia Kerja yang Gak Diajarin di Manapun

Table of Contents

Review Lengkap Buku Lagi Probation Karya Samuel Ray

Dunia kerja sering kali terlihat menawan di media sosial dengan ciri pakaian rapi nan necis, ruangan kantor estetik dan gaji pertama yang menggoda. Namun, di balik semua itu ada sisi realitas yang jarang dibicarakan.  

Mulai dari tekanan dan target kerja, adaptasi hingga masa probation yang penuh ujian (mental) untuk para newbie. Jika kamu bertanya-tanya seperti apa suasananya atau rasanya, semua ada, dikupas dengan jujur dan apa adanya dalam buku Lagi Probation karya Samuel Ray.

Buku ini bukan sekadar kumpulan kisah tentang how to kerja kantoran, tapi juga bisa dibilang sebagai refleksi sosial tentang generasi muda yang berjuang mencari jati diri di tengah tuntutan profesionalisme kerja dan ekspektasi hidup.

Melalui ulasan buku ini, kita akan mengetahui sedikit banyak tentang hal tersebut, cocok untuk kamu yang sedang atau akan menapaki dunia kerja. Tapi sebelum lanjut, mari berkenalan dulu dengan penulisnya.

Siapa Samuel Ray?

Biodata Lengkap Samuel Ray Penulis Buku Lagi Probabation

Samuel Ray adalah seseorang yang pernah berpengalaman sebagai professional HR di beberapa perusahaan. Ia juga dikenal sebagai penulis, konten kreator, dan influencer gaya komunikasinya jujur dan tajam tapi apa adanya.

Ia aktif membahas tema seputar karier, financial freedom dan dinamika kehidupan pekerja muda lewat media sosialnya. Teman-teman yang ingin mengenal lebih dalam bisa menemuinya lewat laman Instagram di akun @srl789.

Sebelum menjadi penulis, Samuel Ray dikenal luas lewat cuitan-cuitannya yang sering kali viral karena relatable dengan keresahan anak muda zaman sekarang. Mulai dari burnout di kantor, ketidakpastian karier, sampai perjuangan menjaga kesehatan mental di tengah tekanan sosial.

Gaya bicaranya yang lugas namun kadang jenaka membuatnya mudah diterima oleh publik dari kalangan muda (menurut penulis). Dari sinilah lahir ide untuk menulis buku Lagi Probation, yang terbit di bawah penerbit Bhuana Ilmu Populer (BIP), bagian dari Kelompok Gramedia. Buku ini menjadi medium tentang cerita nyata dari dunia kerja yang rasanya agak jarang diungkapkan dengan jujur.

Sinopsis Buku Lagi Probation

Harga Buku Lagi Probation Karya Samuel Ray

Buku Lagi Probation kurang lebih menggambarkan fase awal seorang karyawan baru yang sedang menjalani masa percobaan (probation period) di tempat kerja. Masa ini adalah periode yang dianggap paling menegangkan, di mana seseorang dituntut untuk membuktikan kemampuan dan menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan sambil berusaha keras untuk tidak kehilangan jati diri.

Melalui bab-bab pendek di dalamnya, Samuel menulis kisah-kisah yang menurut saya sangat dekat dengan kehidupan pekerja muda. Cerita-cerita dalam buku ini dikemas dengan gaya naratif pendek, dikombinasikan dengan kutipan reflektif dan sindiran halus terhadap budaya korporat yang adakalanya membenarkan hal toksik.

Dari bab-bab pendek itu, saya spill 3 bab yang paling menarik perhatian:

  • “Dari CV Turun ke Hati”
  • “Apalah Arti Sebuah Kontrak?”
  • “Apa Bedanya Wawancara dengan Kencan Pertama”

Masing-masing bab menghadirkan pengalaman, refleksi dan sarkasme cerdas khas Samuel Ray. Saat membacanya, saya merasa seperti sedang bercermin, seolah menemukan potongan diri sendiri di antara setiap kalimatnya.

Kadang tanpa sadar ikut bergumam, “Iya, ini saya alami banget.” Hampir semua kisah terasa begitu relatable baik saat masih sebagai fresh graduate yang masih bingung menghadapi dunia kerja, maupun karyawan lama yang diam-diam masih menyimpan luka dari masa probation.

Semoga setelah membaca buku ini, teman-teman juga akan tersenyum bahkan mungkin sambil bergumam pelan, “Astaga, ini bener banget.”

Review Isi Buku Lagi Probation

Buku Lagi Probation Cocok untuk Dibaca Siapa?

Secara umum, buku ini terasa seperti kombinasi antara catatan harian dan sesi terapi ringan. Samuel menulis dengan gaya percakapan yang santai, penuh humor, tapi tetap sarat makna. Ia mengajak saya sebagai pembaca untuk merenung, tanpa terasa menggurui yang berlebihan.

Setiap bab bisa dibaca terpisah, membuat buku ini sangat ringan untuk dinikmati kapan saja. Misalnya, saat sedang rehat makan siang di kantor atau di transportasi umu saat perjalanan pulang setelah lembur.

Yang paling menarik dari buku ini menurut saya adalah cara Samuel menggambarkan sisi emosional dunia kerja. Ia tidak hanya menyoroti lelahnya bekerja, tapi juga konflik batin. Mulai dari rasa takut gagal, sulitnya diterima lingkungan baru, hingga perasaan tidak cukup baik (imposter syndrome).

Bahasanya lugas, tanpa berusaha terlalu puitis. Namun justru karena itu, pesannya lebih mudah mengenai hati saya sebagai pembaca. Buku ini seolah jadi teman bicara yang memahami perjuangan sehari-hari para pekerja muda.  

Paling suka saya ada di part yang mengatakan bahwa Passion Gak Bisa Dimakan! Baca deh part tersebut.

Kelebihan Buku Lagi Probation

Apa yang dimaksud dengan dunia kerja?

  • Hampir Semua Relatable dengan Pengalaman Generasi Milenial & Gen Z

Samuel Ray menulis dengan sudut pandang yang sangat dekat dengan realitas anak muda. Ia memahami keresahan para newbie dari drama kantor, atasan yang toxic, sampai dilema antara passion dan pekerjaan tetap.

  • Gaya Bahasa Ringan dan Mengalir

Buku ini mudah dibaca bahkan oleh mereka yang jarang membaca buku nonfiksi. Kalimatnya pendek, penuh humor, dan kadang sedikit sarkastik, tapi tetap sopan.

  • Pesan Reflektif Tanpa Terasa Menggurui

Banyak buku motivasi kerja terasa seperti khotbah. Lagi Probation berbeda karena Samuel tidak berusaha mengajari, tapi seolah mengajak untuk berpikir bersama.

  • Desain Buku yang Menarik

Secara visual, buku ini memiliki desain minimalis dengan layout yang cute tapi tetap nyaman saat dibaca. Teks tidak padat, ada banyak ruang putih, kutipan penting dicetak tebal dan ilustrasinya patut diacungi jempol.

  • Menyentuh Aspek Mental Health di Beberapa Sisi

Samuel menyinggung pentingnya menjaga kesehatan mental selama bekerja. Ia menekankan bahwa tidak apa-apa merasa lelah, tidak harus selalu terlihat kuat, dan penting untuk tahu kapan harus rehat.

Kekurangan Buku Lagi Probation

Apa saja istilah dalam dunia kerja?

  • Terdapat Beberapa Bab Terlalu Pendek

Bagi sebagian pembaca, beberapa bab terasa menggantung dan tidak dikembangkan lebih dalam. Namun, hal ini bisa jadi pilihan gaya agar bukunya ringan dan cepat dibaca.

  • Minim Studi Kasus atau Data

Karena ditulis dengan gaya naratif dan reflektif, buku ini tidak banyak menyertakan data atau teori pendukung. Jadi, bagi pembaca yang mencari buku motivasi kerja berbasis riset, mungkin terasa kurang cocok.

Kenapa Kamu Harus Membaca Buku Ini?

Tips wawancara dan negosiasi gaji di buku lagi probabation

  • *Untuk kamu yang baru menjajaki dunia kerja, menurut saya buku ini seperti panduan emosional menghadapi masa probation. Kamu akan merasa tidak sendirian saat membaca setiap kisah di dalamnya.
  • *Untuk kamu yang sedang burnout, merasa jenuh, kehilangan motivasi atau mulai mempertanyakan tujuan karier, mempertanyakan apa sebenarnya yang mau dicapai, buku ini bisa jadi pengingat bahwa wajar merasa lelah tapi jangan berhenti berproses.
  • *Untuk kamu yang suka melakukan refleksi ringan, buku lagi probation ini rasanya akan cocok karena mayoritas berisi sentuhan personal. Tidak terlalu serius, tapi tetap bermakna.
  • *Untuk HR dan pimpinan perusahaan, rasanya buku ini bisa membantu membuka sudut pandang tentang bagaimana karyawan muda memaknai tempat kerja. Diharapkan dengan memahami isi buku ini, pemimpin bisa membangun budaya kerja yang lebih diharapkan karyawan (muda) di perusahaan.

Lagi Probation Buku Sakti Para Pencari Kerja

Secara keseluruhan, Lagi Probation karya Samuel Ray layak masuk daftar bacaan wajib buat siapa pun yang sedang, baru mulai atau pernah berjuang di dunia kerja.

Buku ini memang terlihat sederhana, tapi justru di situlah kekuatannya. Seolah pelan-pelan mengingatkan bahwa tidak apa-apa kalau belum sempurna, tidak apa-apa kalau masih belajar. Dunia kerja bukan perlombaan siapa paling cepat sukses, melainkan proses panjang untuk bertumbuh dan mengenal diri sendiri.

Lagi Probation bukan sekadar bacaan sekali duduk, tapi terasa seperti sahabat yang duduk di samping kamu, menemani di awal karier, atau sekadar menguatkan di tengah perjalanan yang melelahkan.

Pada akhirnya, Lagi Probation tidak hadir untuk memberi jawaban atas semua kebingungan di dunia kerja. Buku ini tidak menjanjikan jalan pintas menuju sukses, apalagi formula cepat untuk bertahan di kantor. Namun justru di situlah letak keistimewaannya.

Apakah probation sama dengan kontrak?

Melalui tiap babnya, Samuel mengingatkan bahwa merasa lelah, ragu, bahkan takut gagal adalah bagian dari proses. Bahwa tidak semua hari harus produktif, dan tidak semua perjuangan perlu terlihat hebat di mata orang lain. Dunia kerja bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, melainkan siapa yang tetap mau berjalan meski terseok.

Buku ini tidak meminta kita untuk segera kuat, hanya mengajak untuk jujur pada diri sendiri dan terus melangkah, perlahan tapi penuh kesadaran entah di awal karier, di tengah kebuntuan, atau di fase mempertanyakan arah karir.

BACA JUGA: TEMPAT MAKAN YANG COCOK UNTUK REHAT SIANG

BACA JUGA: MANFAAT MEMBACA BUKU SEBELUM TIDUR

BACA JUGA: CARA MENGELOLA KEUANGAN SEBELUM RAMADAN



Posting Komentar